AMIKOM

Jumat, 06 Maret 2015

KARYA ILMIAH KULINER

BISNIS WARALABA KULINER 




By Dibaj Tyarastuti Putri (14.11.8170)






ABSTRAK
Bisnis waralaba saat ini telah berkembang pesat dan telah menjamur sampai ke berbagai daerah di indonesia, dalam hal ini indomaret berhasil meningkatkan jaringan sampai 4500 lebih waralaba milik sendiri dan frinchisee. Ini membuktikan bahwa bisnis waralaba merupakan bisnis yang potensial dalam dunia bisnis yang sangat ketat persaingannya.

ISI
Jika ditanya apakah bisnis yang tidak akan pernah hilang, jelas jawabnya adalah bisnis makanan. Dalam kondisi ekonomi ataupun perkembangan zaman seperti apapun, untuk urusan perut pasti akan terus dibutuhkan. Alasan itu pulalah yang menyebabkan bisnis kuliner kian hari semakin bertambah banyak. Mulai kudapan hingga makanan berat dari restoran sampai kaki empat, #bisnis kuliner akan terus berkembang dan hadir dengan beragam inovasi.
Demikian pula dengan konsep bisnisnya. Dalam beberapa tahun belakangan bisnis #waralaba kuliner memang mulai mejamur utamanya di kota-kota besar. Dan salah satu konsep yang paling banyak dijumpai adalah booth atau gerobak. Yup, menjajakan aneka kuliner dengan gerobak memang dirasa sangat efektif. Selain minim biaya, menjual makanan dengan gerobak nampaknya lebih fleksible terkait tempat berjualan. Namun  tunggu dulu, menjalankan waralaba kuliner berkonsep gerobak ternyata juga mempunyai kerugian lho.
Oleh karena itu bagi rekan-rekan yang berencana berbisnis waralaba kuliner dengan gerobak, wajib memperhatikan untung ruginya berikut ini.

Keuntungan Waralaba Kuliner Berkonsep Gerobak

1. Biaya Operasional Lebih Ringan
Keuntungan yang paling nampak dari konsep gerobak untuk bisnis waralaba kuliner yakni biaya operasionalnya yang relatif lebih ringan. Dengan konsep booth atau  gerobak, mitra waralaba tidak memerlukan lahan jualan yang besar, dengan ukuran lahan 2×3 meterpun sudah cukup. Jika tidak ingin menetap, mitra pun bisa menjual dengan sistem keliling.
Namun tentunya melihat kondisi gerobak terlebih dahulu. Selain itu, karena sifatnya yang berskala kecil tentu dalam pengoperasian usaha tidak membutuhkan tenaga kerja yang banyak. Pada beberapa usaha bahkan hanya dikerjakan oleh satu orang saja.
2. Memulai Usaha Lebih Cepat
Jika dibandingkan dengan konsep kedai atau kios, tentu proses memulai waralaba gerobakan jauh lebih cepat. Dari pihak pengembang waralaba umumnya telah menyiapkan semua keperluan dalam satu paket waralaba. Mitra tinggal menentukan lokasi dan tenaga kerja sisanya semua sudah disediakan.
Terlebih dalam hal administasi, skala gerobak tidak akan menyita waktu banyak. Waktu yang butuhkan lebih singkat sehingga bisnis bisa segera berjalan untuk mendatangkan keuntungan.
3. Cepat mencapai BEP
Keuntungan lain dari konsep gerobak adalah waktu untuk balik modal lebih singkat. Umumnya pengembang waralaba menyatakan bahwa dengan konsep booth jangka waktu BEP lebih cepat dibanding konsep kedai atau bahkan resto.
Hal ini disebabkan nilai investasi yang lebih kecil tentu membawa dampak modal impas yang lebih cepat, dengan syarat bisnis berjalan dengan perkiraan. Umumnya mengenai jangka waktu BEP, pengembang waralaba kuliner menargetkan tak lebih dari satu tahun.

Kerugian Waralaba Kuliner Berkonsep Gerobak

1. Kurangnya Komitmen Mitra
Biaya investasi yang murah ternyata bagai pedang bermata dua. Selain memberi keuntungan, biaya yang rendah terkadang juga memicu ketidak seriusan atau kurang konsistensinya mitra. Ketika bisnis tidak berjalan sesuai rencana, mitra cepat menyerah bahkan parahnya langsung meninggalkan bisnisnya begitu saja. Mungkin rekan-rekan juga sering melihat booth waralaba kuliner yang terparkir di plataran pusat perbelanjaan, namun tak pernah nampak penjualnya.
Padahal jika difahami benar-benar, semua bisnis menanggung resiko. Jika memang awal usaha belum membuahkan hasil maksimal itu sangat wajar. Namun jangan sampai menyerah dan dengan enteng berfikir usaha kuliner gerobak hanya bermodal kecil jika hilang pun tidak masalah. Inilah sindrom mitra waralaba yang sangat berbahaya.
2. Pengembang Waralaba Asal-Asalan
Masalah tidak hanya datang dari pihak mitra, terkadang permasalah juga datang dari sumbernya yakni pengembang waralaba. Umumnya penawaran waralaba kuliner berkonsep gerobak  cukup banyak menarik minat mitra untuk bergabung.
Namun jika pengembang tidak benar-benar mempersiapkan manajemen yang baik pada proses produksi, distribusi, pelatihan hingga pengawasan, hasilnya semakin banyak mitra justru membuat pengembang sulit mengontrol hingga akhirnya bisnis pun collapse.
Ada baiknya jika kita ingin menjadi kerjasama waralaba kuliner berkonsep gerobak, harus memperhatikan track record pengembang waralaba tersebut. Sudah berapa lama beroperasi serta bagaimana kelancaran bisnis mitra-mitra sebelumnya.
Selain itu faktor lain yang juga tak kalah penting adalah pilihlah waralaba dengan produk kuliner  yang potensi penjualannya baik. Saat ini banyak waralaba musiman yang hanya mementingkan keuntungan tanpa memperhatikan keberlanjutan bisnisnya. Saat trend minuman mochachino cincau atau martabak mini maka sangat banyak booth yang menjual kuliner sejenis. Dampaknya tentu produk kita akan sulit bersaing. Pilihlah produk yang unik serta memiliki potensi pasar yang baik.
Untuk menjalankan bisnis waralaba kuliner berkonsep gerobak memang gampang-gampang susah. Tetap perhatikan faktor-faktor di atas dan implementasikan dengan baik sehingga usaha kuliner geborakan anda dapat mendatangkan keuntungan yang diinginkan.


REFERENSI

https://www.maxmanroe.com

KARYA ILMIAH HOBI

MENAMBAH PENGHASILAN DARI HOBI DENGAN MEDIA INTERNET




By Dibaj Tyarastuti Putri (14.11.8170)





ABSTRAK
Bisnis adalah suatu kegiatan yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan keuntungan. Kata bisnis dari bahasa Inggris business, yaitu kata dasar busy yang berarti “sibuk” dalam konteks individu maupun komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan yang banyak.
Penerapan teknologi informasi untuk keperluan usaha atau bisnis mendorong tumbuhnya ekonomi yang kreatif di dunia maya (Internet). Yang mana Anda tahu bahwa pasar di internet itu sangatlah luas  dan beragam apa lagi didukung dengan layanan atau fitur-fitur yang memudahkan seseorang berpotensi sangat besar untuk menunjukkan potensi dirinya. Banyak sekali potensi yang berasal dari hobi yang dapat diolah menjadi sumber penghasilan bagi kita, seperti misalnya hobi menggambar, fotografi, seni kerajinan, menulis dan lain lain. Dengan menggunakan layanan file transfer seperti download dan upload dapat dimanfaatkan untuk menjual hasil karya kita yang kreatif ke seluruh dunia tanpa dikenai biaya transportasi dan pajak ekspor.

ISI
Setiap orang tentu memiliki hobi yang beragam jenisnya. Ada yang senang berkuda, berkebun, memotret, menulis puisi, memasak, mengoleksi perangko, bermain piano, menonton film, dan lain sebagainya.
Memiliki hobi memang menyenangkan, terutama sebagai aktivitas tambahan pengisi waktu luang. Akan tetapi, akan jauh lebih menyenangkan jika Anda berhasil mengubah hobi tersebut menjadi ladang uang. Di sini saya akan membahas tentang beberapa hobi yang dapat menghasilkan uang dengan melalui media Komputer dan Internet. Berikut contohnya :
Mendesain
Desain grafis merupakan seni memvisualkan ide yang memiliki nilai artistik. Karya desain grafis ini biasa kita jumpai di sekeliling kita seperti desain pada majalah, brosur, poster, desain pada mug, desain kaos, desain web ataupun yang lainnya. Dalam mendesain ini diperluakan sebuah kreatifitas yang tinggi dan kemampuan dalam mengolahnya. Di komputer juga sudah tersedia banyak fasilitas aplikasi-aplikasi untuk memudahkan kita dalam mendesain misalnya dengan Corel Draw, Adobe Photoshop, Adobe Ilustrator, dreamweaver dan masih banyak lagi.
Bagi yang memiliki hobi mendesain kita dapat menambah pemasukan hanya dengan bermodalkan aplikasi-aplikasi di komputer tersebut kita dapat menggunakan web kompetisi atau dengan membuat website sendiri yang menjual hasil karya yang telah kita buat tersebut.
Fotografi
Fotografi merupakan salah satu hobi yang sangat digemari saat ini. Fotografi bisa dikatakan sebagai seni yang gampang-gampang susah. Karena terdapat unsur-unsur yang sangat mendalam dalam seni fotografi serta harus ada penjiwaan yang sangat dalam. Seni fotografi ini termasuk seni yang sangat unik. Selain dengan pameran ternyata kita juga dapat menyalurkan bakat fotografi ini melalui media internet yaitu melalui website yang menyediakan layanan jual-beli karya fotografi seperti : fotolia.com, dreamstime, dll.
Membuat Animasi
Animasi merupakan bentuk seni multimedia. Seorang animator dapat dengan mudah membuat visualisasi bentuk yang mereka inginkan, dari bentuk nyata maupun bentuk fantasi. Animasi bukan hanya dipakai dalam film kartun saja melainkan bisa juga dipakai dalam iklan, ataupun dalam pembuatan film untuk membuat trik yang tidak bisa diperankan oleh manusia pada umumnya, adar film tersebut menjadi lebih menarik. Bahkan animasi juga dapat dipakai dalam bentuk modeling, film animasi, animasi web dan lainnya.

Ternyata melalui internet hasil karya animasi dari bentuk yang sederhana hingga kompleks dapat dijadikan media untuk mendatangkan uang. Karena beberapa website menyediakan jasa layanan jual-beli karya animasi

Menulis
Sebagian orang menganggap menulis adalah salah satu kegiatan yang membosankan. Tapi jangan salah, menulis itu dapat menenangkan hati dan pikiran. Seperti halnya bapak BJ Habibi yang menuliskan kisah hidupnya pada sebuah buku. Itu merupakan inspirasi bagi kita untuk selalu bisa dan mampu menuangkan segala apa yang ada pada pemikiran kita untuk dituangkan ke dalam sebuah tulisan. Dan tentu saja menulis itu tidak semudah yang dibayangkan. Menulis itu disamping kita menyampaikan sebuah perasaan kita, kita juga dituntun untuk berfikir bagaimana menyampaikan dengan gaya bahasa yang dapat dimengerti oleh orang lain dengan tulisan yang kita buat itu. Karena sebuah tulisan itu dapat menjadi sarana komunikasi ataupun sebagai media penyaluran ide ide yang sangat berarti.
Disamping hal-hal tersebut diatas teryata hobi menulis itu juga bisa menjadikan sebuah penghasilan. Misal dengan menulis sebuah novel. cerpen, buku, artikel atau sejenisnya dan kita bisa berusaha untuk menjual karya kita. Kita juga dapat menghasilkan uang dengan hobi menulis tersebut melalui internet. Dengan menggunakan layanan Google Adsense, sebuah blog dapat menghasilkan dolar.



REFERENSI
http://www.ciputraentrepreneurship.com/bisnis-mikro/17099-ubah-hobi-jadi-ladang-uang.html

KARYA ILMIAH IPTEK

PELUANG BISNIS DALAM PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI (IPTEK)



By Dibaj Tyarastuti Putri (14.11.8170)




Abstrak

Seiring dengan kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mengakibatkan permasalahan di berbagai bidang. Namun, melalui perkembangan ilmu pengetahuan dan Teknologi juga mempengaruhi berbagai aspek bisnis. Dengan melihat dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ini, Kita juga bisa membentuk suatu pola pengembangan terkait dengan peluang bisnis. Saat ini di Indonesia banyak jenis bisnis yang memiliki potensi dan peluang yang sangat besar untuk maju, itu dikarenakan terjadinya pembentukan pola pengembangan bisnis yang selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan Teknologi.

ISI


Bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & jasa dalam kehidupan sehari- hari dan merupakan suatu ruang lingkup yang dimana dalam penempatannya selalu memiliki lingkup kesibukan untuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan. Dimana dalam bisnis harus memiliki konsep yang matang, agar bisnis yang dijalankannya bisa bertahan dan terus berkembang. Peluang bisnis yang telah dibuka harus didasari oloeh kemampuan baik dalam memanagemen bisnis, dan juga melihat situasi lapangan atau dunia luar.

A. Tujuan Bisnis
Tujuan bisnis merupakan hasil akhir yang ingin dicapai oleh para pelaku bisnis dari bisnis yang mereka lakukan dan merupakan cerminan dari berbagai hasil yang diharapkan bias dilakukan oleh bagian-bagian organisasi perusahaan (produksi, pemasaran, personalia, dll) yang akan menentukan kinerja perusahaan dalam jangka panjang. Secara umum tujuan dari bisnis adalah menyediakan produk berupa barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen serta memperoleh keuntungan dari aktivitas yang dilakukan.
Dalam jangka panjang, tujuan yang ingin dicapai tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumen, namun terdapat banyak hal yang ingin dicapai oleh perusahaan dalam bisnisnya, diantaranya :

  1. Market standing, yaitu penguasan pasar yang akan menjadi jaminan bagi perusahaan untuk memperoleh pendapatan penjualan dan profit dalam jangka panjang.
  2. Innovation yaitu inovasi dalam produk (barang atau jasa) serta inovasi keahlian. Tujuan bisnis yang ingin dicapai melalui inovasi adalah menciptakan nilai tamabah pada suatu produk, misalnya shampoo 2 in 1.
  3. Physical and financial resources, perusahaan memiliki tujuan penguasaan terhadap sumber daya. 
  4. fisik dan keuangan untuk mengembangkan perusahaan menjadi semakin besar dan Semakin menguntungkan.
  5. Manager performance and development, manager merupakan orang yang secara operasional bertanggung jawab terhadap pencapaian tujuan organisasi. Untuk dapat mengelola perusahaan dengan baik, manager perlu memiliki berbagai kemampuan dan keahlian yang sesuai dengan profesinya. Maka diperlukan peningkatan kinerja dan pengembangan kemampuan manager melalui serangkaian kegiatan kompensasi yang menarik dan program training and development yang berkelanjutan. 
  6. Worker Performance and Attitude, untuk kepentingan jangka panjang, maka sikap para karyawan terhadap perusahaan dan pekerjaan perlu diperhatikan agar dapat bekerja dengan baik.
  7. Public Responsibility, bisnis harus memiliki tanggung jawab sosial seperti memajukan kesejahteraan masyarakat, mencegah terjadinya polusi dan menciptakan lapangan kerja, dll

B. Aspek – aspek Bisnis
Dalam pelaksanaannya Bisnis memiliki beberapa aspek sebagai berikut :

  1. Kegiatan individu dan kelompok Dimana dalam pembemtukan suatu bisnis dibagi menjadi 2 pilihan, yakni bisnis perorangan atau bisnis perkelompok.
  2. Penciptaan nilai Terciptanya nilai melelui pelaksanaan konsep bisnis
  3. Penciptaan barang dan jasa Dalam bisnis pasti yang dibicaran adalah barang dan jasa yang diberikan atau dijual, sehingga harus ada data yang jelas tentang barang dan jasa yang dihasilkan. 4.Keuntungan melalui transaksi Saat melakukan transaksi harus merasa senyaman mungkin baik dari pelayanan yang ditawarkan dan juga kesepakatan harga, dan kesepakata- kesepakatan lainnya.

C. Fungsi Bisnis
Fungsi bisnis dilihat dari kepentingan mikroekonomi dan makroekonomi

  1. Fungsi Mikro Bisnis Kontribusi terhadap pihak yang berperan langsung.
  • Pekerja / Karyawan Pekerja menginginkan gaji yang layak dari hasil kerjanya sementara manajer menginginkan kinerja yang tinggi yang ditunjukkan besarnya omzet penjualan dan laba.
  • Dewan Komisaris Memantau kegiatan dan mengawasi manajemen, memastikan kegiatan akan berjalan mencapai tujuan .
  • Pemegang Saham Pemegang saham memiliki kepentingan dan tanggung jawab tertentu terhadap perusahaan 
    2.   Fungsi Makro Bisnis Kontribusi terhadap pihak yang terlibat secara tidak langsung
  • Masyarakat sekitar perusahaan Memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan
  • Bangsa dan Negara, Tanggung  jawab kepada bangsa dan negara yang diwujudkan dalam bentuk kewajiban membayar pajak
  • Modal (capital) Sejumlah uang yang digunakan dalam menjalankan kegiatan bisnis
  • Bahan-bahan (materials) Merupakan faktor produksi yang diperlukan dalam melaksanakan aktifitas bisnis untuk diolah menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat
  • Sumber Daya Manusia (SDM) Kualifikasi SDM : Memiliki kemampuan kompetitif dan berkualitas tinggi
  • Ketrampilan Manajemen (Management Skill) Sistem manajemen yang dijalankan berdasarkan prosedur dan tata kerja manajemen

REFERENSI

http://uin-jakarta.blogspot.com/

Jumat, 27 Februari 2015

MP3 List & Text Reader List

MP3 Player

  • Install jmf-2_1_1e-windows-i586.exe, kemudian restart.
  • Desain Form pada Netbeans seperti contoh dibawah ini. (lebih bagus dan menarik dari contoh atau seperti Form text editor yang pernah Anda buat).
  • Tambahkan Panel untuk membuat MP3 Player dari List yang nantinya Anda tambahkan file MP3 dari tombol TAMBAH FILE MP3.
  •  Tambahkan komponen seperti  tampak pada Gambar Contoh 2 dan desain Tampilan sebaik mungkin, bisa Anda tambahkan icon-icon pada komponen Label dan Button.
  • Tambahkan satu Jlist untuk menampung dan menampilkan list file MP3 yang Anda tambahkan. Item List yang dipilih akan dimainkan.
  •   Source Code bisa Anda lihat dibawah dan sesuaikan dengan nama komponen Anda.      


  1. Tambahkan Component dari fungsi import:

import javax.media.Manager;
import javax.media.Player;
 2.  Deklarasikan / inisialisasi object  dari  dalam Class:
public Player playerSS;
DefaultListModel model=new DefaultListModel();
 3.       Tambah method dengan nama   mainkan():

void mainkan(){
 String main=jList2.getSelectedValue().toString();
 try{
 playerSS = Manager.createPlayer(new URL("file",null,main));
 playerSS.start();
 }catch(Exception ex){} }
4.       Button TAMBAH FILE MP3:

JFileChooser fc= new JFileChooser();
JFrame jf=new JFrame();
int setuju = fc.showOpenDialog(jf.add(fc));       
int posisi=jList2.getModel().getSize();
if(setuju==JFileChooser.APPROVE_OPTION)
        {   File file=fc.getSelectedFile();
            text=file.getPath().toString();
            String[] txt=new String[]{text};                  
            model.add(posisis,text);        }       
jList2.setModel(model);

5.       Button MAINKAN:

if(evt.getActionCommand().equalsIgnoreCase("mainkan")){        mainkan();
    btMainkan.setText("BERHENTI");
}
if(evt.getActionCommand().equalsIgnoreCase("berhenti")){
    playerSS.stop();
    btMainkan.setText("MAINKAN");
}
6.       Button HAPUS LIST:

int posisi=jList2.getSelectedIndex();
model.remove(posisi);









Text Reader List
·         Buat program TEXT READER dengan algoritma mirip dengan MP3 PLAYER.
·         Desain Tampilan sebaik mungkin.
·         Sintak-sintak pada komponen dapat diimprovisasi dari komponen program Text-Dinamis.



Rabu, 26 September 2012

SIGN

Tugas Java SIGN UP, SIGN IN dan SING OUT beserta Konversi Bilangan


Buat class baru bernama Konversi bilangan atau bisa copas dari post konversi bilangan yang sebelumnya untuk pengkonversian bilangan dengan coding :



Buat class lagi bernama UserData untukmembuat SIGN dengan coding :



Terakhir, karna di KonversiBilangan.java dan UserData.java tidak ada main methodnya maka kita membuat class bernama Main  dengan coding :

Rabu, 12 September 2012

Menu Dari JOptionPane

Rabu, 05 September 2012

Konversi Bilangan






package Praktek1;
import java.util.Scanner;
import javax.swing.JOptionPane;

public class Coba {
    static String name;
    static int bilDes;
    static String kelamin;


public static void Biner(int n){
    if(n>1){
        Biner(n/2);
    }
    System.out.print(n%2);
}
public static void Hexa(int n){
    char[] daftarHexa={'0','1','2','3','4','5','6','7','8','9','A','B','C','D','E','F'};
    if(n>1){
        Hexa(n/16);
    }
    System.out.print(daftarHexa[n%16]);
}
public static void Oktal(int n){
    char[] daftarOktal={'0','1','2','3','4','5','6','7'};
    if(n>1){
        Oktal(n/8);
    }
    System.out.print(daftarOktal[n%8]);
    }
public static int inputDes(){
    System.out.print("Masukkan Bilangan desimal = ");
    Scanner inputan=new Scanner(System.in);
    bilDes=inputan.nextInt();
    return bilDes;
}
public static void tampilBiner(){
    inputDes();
    System.out.print("Binernya adalah ");
    Biner(bilDes);
}
public static void tampilHexa(){
    inputDes();
    System.out.print("Hexanya adalah ");
    Hexa(bilDes);
}
public static void tampilOktal(){
    inputDes();
    System.out.print("Oktalnya adalah ");
    Oktal(bilDes);
    }
public static int inpBil(){
    System.out.println("===============================" + "\nSelamat datang "+kelamin+", "+name+"");
    System.out.println("Silahkan memilih Menu Konversi " + "Bilangan ke: "+ "\n1. Biner \n2. Hexa \n3. Oktal \n4. Exit");
    System.out.print("Masukkan Angka Menu = ");
    Scanner inputan=new Scanner(System.in);
    int pilmenu=inputan.nextInt();
    return pilmenu;
}
public static void menU(int pil){
    System.out.println("\003");
    switch(pil){
        case 1: tampilBiner(); break;
        case 2: tampilHexa(); break;
        case 3: tampilOktal(); break;
        case 4: System.out.println("Terima Kasih ya "+kelamin+" "+name+", sudah mampir.");
                System.exit(0); break;
        default:System.out.println("(Maaf. Pilih angka 1-4 saja)");
        break;
    }
    System.out.println("\003");
}
public static void main(String arg[]){
    name=JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Nama Anda :");
    String [] options = { "Cowok", "Cewek","Quit" };
    String Cowok="bro";
    String Cewek="sis";
     while(true){
    int choice = JOptionPane.showOptionDialog(
                null,
                "Kamu Cowok atau Cewek?",
                "Option",
                 JOptionPane.YES_NO_CANCEL_OPTION,
                 JOptionPane.QUESTION_MESSAGE,
                 null,
                   options, "Quit");
        switch(choice){
            case 0 : kelamin=Cowok;
                break;
            case 1 : kelamin=Cewek;
                break;
            default : kelamin="Tidak Ada";
        }
    do{
        menU(inpBil());
    }
            while(true);
}              
}
}